Rajinlah untuk membaca

Apa yang membuat mahasiswa kurang berminat membaca?

Ada banyak mahasiswa kuliah di jurusan sastra Indonesia. Namun, mereka mengaku kurang berminat membaca karya sastra

Menurut pendapat saya, apa yang diuraikan dalam kasus ini adalah suatu hal yang keliru yang telah dilakukan oleh sekelompok mahasiswa tersebut. Bagaimana mungkin sebagai seorang mahasiswa program studi bahasa dan sastra tetapi tidak menyukai atau tidak memiliki kemauan yang tinggi untuk membaca karya sastra. Saya pikir, sekelompok mahasiswa mengaku tidak memiliki motivasi yang kuat untuk membaca karya sastra itu sama saja mereka tidak termotivasi untuk menekuni jurusan yang telah mereka pilih pada awal masuk kuliah. Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia tidak pernah lepas dari usaha untuk mengenal dan mencintai dunia sastra. Jadi, mau tidak mau mereka harus bersemangat untuk membaca lebih banyak karya sastra. Sekelompok mahasiswa tersebut perlu diberi motivasi agar mereka mencinta dunia sastra. Dengan membaca karya sastra ada banyak yang bisa mereka dapatkan seperti meningkatkan kemampuan analisis, meningkatkan kemampuan komunikasi, meningkatkan daya imajinasi dan sebagainya. Mereka harus rajin bergaul dengan mereka yang mencintai buku terlebih khusus karya sastra, sehingga tumbuh semangat untuk membaca. Jangan takut dicap sebagai kutu buku karena mereka memiliki wawasan yang luas. Saya lebih senang jadi kutu buku asalkan tidak mementingkan kepentingan pribadi atau persoanal. Membaca dapat membantu kita untuk terus maju dan tidak ketinggalan dalam segala hal. Bagi kita orang Indonesia yang masi dianggap sebagai negara berkembang jadilah orang yang kutu buku untuk kepentingan bersama. Membaca dapat bertambah masa ke masa depan bangsa, dapat membantu kita untuk keluar dari kegelapan.

Postingan populer dari blog ini

Ruang untuk bahagia

SELAMAT BERHARI MINGGU

" Cahaya Pendidikan"