Resensi Ke-14

Nama: Fitriani Jelita
Kelas: 2022 A
Prodi: PBSI




Apa jadinya jika cewek-cewek gehol tinggal di pulau yang… penduduknya hidup sederhana?
Gina, Lala, dan Monic menamakan diri sebagai Glamo Girls. Ketiga cewek yang sering dijuluki juga sebagai Tiga Meong ini masing-masing naksir pada tiga cowok ganteng di kelas mereka, yaitu Adam, Bastian dan Tomy. Namun, cinta mereka bertepuk sebelah tangan.

Atas ide Adam, teman-teman sekelasnya di SMA Labsky bersekongkol untuk mengirim Glamo Girls sebagai perwakilan kelas ke acara baksos tahunan di Pulau Sabira, di Kepulauan Seribu, selama seminggu.

Di sana, mereka dititipkan di keluarga yang hidup sederhana. Mereka mendapat kamar yang isinya hanya balai-balai kayu tanpa kasur, beralas tikar pandan yang rusak di bagian ujungnya. Tapi, di rumah itu ada Bayu, cowok ganteng anak Bu Inah. Omaaakkk…!
It’s funny, entertain, and heart touching.
So, happy reading…!

Kelebihan buku ini adalah dari cerita ini kita lebih tau dalam dunia percintaan
Dan tau gimana perasaan dalam sebuah hubungan.

Kekurangan buku ini adalah buku ini tidak boleh dibaca oleh anak yang masih dibawah umur.

Postingan populer dari blog ini

Ruang untuk bahagia

SELAMAT BERHARI MINGGU

" Cahaya Pendidikan"